TERAPI URINE

TERAPI URINE – 1

Terapi urine adalah terapi untuk penyembuhan berbagai penyakit dengan meminum air urine. Terapi ini sudah dilakukan di India sekitar 5000 tahun yang lalu. Masyarakat Eropa mengenalnya sejak 4000 tahun yang lalu. Di Cina baru dikenal sejak 1700 tahun yang lalu. Sedangkan di Jepang terapi ini baru diketahui pada 700 tahun yang lalu. Sampai sekarang sebagian masyarakat masih menerapkan terapi urine ini.

Menurut laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) tahun 1992, air urine bersifat steril, bila tidak tercemari tinja (Francey R.S., dkk, 1992). Para pakar yang sudah lama mempraktekkan terapi ini mengatakan bahwa urine itu mengandung berbagai senyawa berharga, seperti mineral, vitamin, hormon, enzim, antibodi, antialergen, antigen, asam amino, serta bahan nutrien lain yang berguna bagi tubuh. Bahan-bahan senyawa yang ditemukan di dalam urine ini bersifat murni, bio-aktif dan mempunyai kemampuan menyembuhkan sendiri ( bio-self healing power).

Selain itu urine mempunyai sifat-sifat tertentu, yang tidak dimiliki oleh obat paten, yaitu :

1. Elemen germanium

Dalam urine terdapat ratusan senyawa bahan obat dan selama bahan-bahan obat tersebut masih dalam bentuk kesatuan urine, maka bahan-bahan obat tersebut tidak akan menimbulkan keracunan pada saat diminum, walaupun diminum sebanyakl 1 sampai 2 liter urine sekaligus. Tetapi hal ini tidak berlaku apabila urine tersebut diekstrak menjadi obat paten. Bila meminum obat paten hasil mengekstrak urine yang melebihi dosis farmakologisnya, maka dapat terjadi keracunan atau bahkan kematian.

2. Adaptogen

Urine yang diminum dapat berfungsi sebagai stabilisator kondisi darah. Saat kadar gula dalam dalam darah tinggi, maka kadar tersebut akan diturunkan, dan sebaliknya bila kadar gula rendah, kadar tersebut akan dinaikkan. Bila tekanan darah dalam kondisi tinggi, maka tekanan tersebut akan diturunkan, dan sebaliknya bila tekanan darah rendah, maka tekanan tersebut akan dinaikkan.

3. Q-tonik

Setelah minum urine secara rutin dalam beberapa hari atau beberapa minggu, akan terjadi efek, di mana  badan terasa panas seperti habis makan sate kambing 10 tusuk.

4. Meningkatkan sistem ketahanan tubuh

Setelah melakukan terapi urine secara rutin, jumlah sel darah putih terutama pada kelompok subset T limfosit  dan makrafag akan meningkat untuk melawan penyakit, khususnya kanker (dibunuh oleh cytotoxic T cell, natural killer cell dan macrophage) dan HIV/AIDS (dibunuh oleh CD 4 cell).

Terapi urine ini konon mempunyai khasiat melancarkan peredaran darah, penenang, dan dapat menghilangkan panas dalam, mata merah, bengkak, luka terpukul, berfungsi sebagai pengurang rasa sakit (analgesik), menetralkan racun-racun, menjaga keseimbangan organ-organ dalam tubuh, mengaktifkan sel-sel yang sudah lemas, sehingga dapat meningkatkan daya penyembuhan dan stamina tubuh.

Efek-efek yang lain dari penerapan terapi urine ini, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Kulit bersih berkilat, air muka jernih
  • Rambut bertambah hitam dan subur
  • Bercak-bercak kulit hilang
  • Buang air besar/kecil lancar
  • Lincah dan gesit, cepat pulih dari keletihan
  • Tidur nyenyak, pandangan mata lebih terang
  • Berat badan stabil, pikiran (otak) lebih terang
  • Menghambat proses penuaan
  • Semangat tinggi, daya tahan dan stamina meningkat

Saat memulai terapi urine selama beberapa hari atau beberapa minggu, akan terjadi proses atau reaksi penyembuhan, pengeluaran  racun dan toksin yang dikenal sebagai reaksi kotan hanno. Gejalanya adalah : mencret, lelah, nyeri otot, dan ngilu sendi, demam, pening, perut kembung, melilit, dan lain-lain. Gejala ini merupakan tanda bahwa tubuh sedang mencuci dan mengeluarkan sisa-sisa bahan kimia, racun, toksin, dan lain-lain. Itu tanda penyakitnya membaik dan akan sembuh. Reaksi ini akan hilang sendiri dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Bila ada reaksi berlebihan, minum urine dapat dihentikan dulu 2-4 hari sampai reaksi kotan hanno ini menghilang.

 

TERAPI URINE – 2

Air Ampuh Yang Cuma-cuma

Disampaikan oleh: Alvin Loka

Dr. Iwan T. Budiarso, pakar patologi dan parasitologi tamatan  Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat, sungguh tak luput dari  penyakit. Tahun 1979, ketika sedang mengikuti seminar patologi di  Bali, untuk pertama kalinya ia mengalami serangan jantung. Sejak itu jantungnya kerap ngadat.
Tahun 1984, ia menjalani operasi bypass di Australia. Menurut dokter setempat, operasi ini bisa membuat jantungnya tahan hingga 10-15 tahun. “Nyatanya, baru dua tahun sudah kumat lagi,” ujarnya dengan nada kocak.
Begitulah dengan berbagai upaya, ia bisa mengatasi beberapa kali serangan jantung. Namun jantungnya kian membengkak. “Jalan sedikit saja napas sudah sesak,” ungkapnya. Mau dioperasi lagi, selain biaya yang aduhai, resikonya juga terlalu tinggi. Maka, sesuai saran tim medis yang menanganinya, Iwan terpaksa menghentikan segala kegiatannya.
Dosen patologi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta, ini merasa sangat prihatin. “Kalau dulu saya bisa menolong orang, maka giliran saya yang harus ditolong orang,” ungkapnya.
April 1999, salah seorang sejawatnya menyarankan agar meminum air seninya sendiri. Sebagai peneliti, Iwanpun mencari literatur-literatur tentang terapi auto urin (meminum air seni sendiri) sebagai dasar ilmiahnya.Setelah membaca buku ‘Water of Life, Treatise of Urine Therapy’ karya John W. Armstrong bab 9 tentang pembengkakan jantung, Iwanpun langsung menenggak urinnya sendiri. Keinginannya untuk sembuh membuat ia begitu bersemangat melakukannya. “Saya meminumnya sampai lebih dari 1 liter sehari.”
Keesokan harinya ia mendapati tekanan darahnya langsung normal. Iapun kian bersemangat mendalami ihwal terapi auto urin. Ia mengkontak pakar terapi urin di Yamanashi, Jepang, Dr. K. Sano, dan ilmuwan Belanda, C der Kroon, yang menulis buku ‘The Golden Fountain: The Complete Guide to Urine Therapy’.
Iwan juga menghubungi panitia penyelenggara The Second World Conference on Urine Therapy di Jerman, Mei 1999, untuk memesan makalah para pakar terapi urin dari berbagai negara. Sesuai disiplin ilmu yang digelutinya, Iwan melakukan pengkajian terhadap bahan-bahan tersebut. Seiring waktu, Iwan sangat bersyukur karena kondisi jantungnya normal kembali – setelah tekun meminum air seninya sendiri selama setahun.
Khasiat air seni juga dialami Eleanor Lanny. Pertengahan Agustus 1997, dokter menemukan semacam balon yang berisi cairan di ovariumnya. Ternyata, ada sel kanker stadium 2C. Selama 3 bulan, pemandu wisata pada sebuah biro perjalanan ini menjalani chemotherapy.
Ternyata, sel-sel kanker tetap berkembang merajalela di rongga perutnya. Lanny mengalami konstipasi, sulit buang air besar karena ususnya terdesak. Dokter akan membuat lubang sementara di bagian perutnya untuk mengatasi hal itu. April 1999, atas saran seorang kenalannya ia mulai meminum urinnya sendiri. Lalu ia membatalkan rencana operasinya yang ketiga. Selain meminum urin, ia juga mengkonsumsi kunyit putih dan daun tapak dara.
Hasilnya, perutnya yang semula buncit sudah kempes dan perasaan nyeri hilang sama sekali. Sesudah menjalani terapi air seni, ia gembira mendapati hasil tes darahnya. “Sel kanker dalam tubuh saya sudah menurun banyak.”
Apa yang dilakukan Iwan dan Lanny menunjukkan bahwa air seni ternyata mujarab. Memang belum banyak orang Indonesia yang mau mencobanya kecuali bila kepepet karena sakit. Padahal bagi orang sehat, air seni bisa mencegah datangnya penyakit dan memberi efek kesegaran bagi tubuh.
Dalam seminar Urine Therapy yang berlangsung di Hotel Santika, Jakarta, Jumat (14/4/00), Iwan menyimpulkan, jangan memandang urin sebagai musuh. Tetapi, jadikanlah sebagai teman penyembuh. “Hanya dengan modal keberanian, kita bisa merasakan khasiatnya,” tegasnya.

Masih Sedikit

Iwan memaparkan, sejarah terapi auto urin sebenarnya sudah ribuan tahun. Hal ini nampak dari Kitab Darma Tantra dari India yang terdiri dari 107 ayat – yang mengungkapkan khasiat air seni. “Kita akan dibersihkan dari segala racun dalam tubuh dan setelah lama kita juga dibersihkan secara rohani,” begitu salah satu penggalan ayatnya. Di India, kebiasaan meminum urin (shivambu) sudah dilakukan sebagian penduduknya. Bahkan klinik-klinik terapi urin bermunculan di berbagai tempat, khususnya di Mumbay (Bombay). Salah seorang peminum setia urin adalah mantan Perdana Menteri India (1977-1979), Morarji Desai. Selama 36 tahun ia terus meminumnya.
Seperti di India, di Jepang juga terdapat beberapa klinik terapi urin. Dan Dr. S. Arai, peneliti terapi urin dan manajer Fujisaki Institute di Hayashibara Biochemical Laboratories telah membuktikan bahwa urin dapat menyembuhkan penyakit kronis seperti kanker dan hepatitis.
“Dewasa ini diperkirakan terdapat sekitar dua juta peminum auto urin di Jepang,” ujar Iwan. Begitu pula di Cina, Taiwan dan Amerika Serikat, kebiasaan meminum air seni sudah memasyarakat. Bahkan di Jerman sekitar 5 juta orang sudah mempraktekkannya,” tambah Iwan.
Di Indonesia terapi ini terbilang baru. Artikel-artikel mengenai hal ini relatif masih sedikit. Salah seorang yang mendalami soal urin untuk desertasinya adalah Prof. Dr. Kurnia Kusnawijaya, di Universitas Padjadjaran tahun 1980.

Sepuluh Hipotesa

Iwan mengungkapkan, urin mengandung mineral, vitamin, enzim, hormon, asam amino, antibodi, antigen, allergen, garam dan nutrien lainnya. Sejauh ini, lanjut Iwan, ada sepuluh hipotesa cara kerja terapi auto urin.

  • Pertama, penyerapan dan penggunaan kembali nutrien.
  • Kedua, penyerapan kembali hormon. Misalnya, kortikosteroid yang dapat mencegah infeksi, rematik dan asma. Atau, melationin sebagai obat penenang dan anti kanker.
  • Ketiga, penyerapan kembali enzim.
  • Keempat, penyerapan kembali urea. Urin mengandung 25-30 gram urea per hari.
  • Kelima, memberi efek kekebalan.
  • Keenam, memberi efek bakterisida dan virusida.
  • Ketujuh, sebagai terapi garam yang berguna untuk memperlancar metabolisme, menyingkirkan kelebihan gula darah, dan mengeluarkan zat-zat toksik dari cairan dan jaringan tubuh.
  • Kedelapan, memberi efek diuretika, yakni untuk menstimuler ginjal, meningkatkan produksi air seni, membersihkan ginjal serta ‘mencuci’ gula darah dan zat-zat toksik.
  • Kesembilan, sebagai gambar hologram. Biofeedback-nya memberikan gambaran keadaan tubuh. Meminum urin akan mengoreksi dan memulihkan keseimbangan fisiologi tubuh yang terganggu penyakit.
  • Dan, kesepuluh, memberi efek psikologis. Terapi ini dianggap sebagai penyembuhan dari dalam tubuh secara mekanistik dan holistik pada tingkat energi.

Tidak Mudah

Pada awalnya memang tidak mudah bagi siapapun meminum air seninya sendiri. Apalagi selama ini orang terlanjur menduga, air seni itu kotor dan merupakan buangan tubuh.
“Hanya dengan modal keberanian, kita bisa mencoba manfaat dan khasiat terapi urin,” tegas Iwan. Karena rasanya yang cenderung tidak enak dan berbau, sebaiknya orang mencobanya satu-dua sendok per hari. Baru setelah terlatih, perlahan-lahan meningkatkan jumlah konsumsinya. Menurut Iwan, bagi yang merasa sulit menelannya, bisa mencampurnya dengan jus buah.
Rasa urin memang bisa berubah-ubah sesuai dengan apa yang kita makan setiap hari. Bila ingin air seni terasa tawar, disarankan untuk memperbanyak makan sayur dan buah. “Bila mengkonsumsi daging, urin akan terasa lebih asin, asam, bahkan pahit.” Iwan mengakui, selain efek menyembuhkan, terkadang terapi auto urin memberi efek lain, yakni recovery reaction atau detoxification period. Yakni, reaksi dari dalam tubuh bila akan sembuh. Gejalanya bermacam-macam. Misalnya, diare, batuk, pusing-pusing, berjerawat, dll.
Bila terjadi hal demikian, Iwan menyarankan untuk berhenti selama seminggu. Kemudian mulai meminumnya lagi dengan dosis meningkat dari yang paling kecil. Apapun rasanya, urin adalah penyembuh cuma-cuma. Cocok digunakan pada situasi sulit seperti sekarang ini untuk macam-macam penyakit. Bahkan John W. Armstrong menyebutnya sebagai air kehidupan — seperti tertera dalam Amsal 5:15, “Minumlah air dari kulahmu sendiri. Minumlah air dari sumurmu yang membual.”

Diminum Sampai Dilulur

Anda berminat mengkonsumsi urin sendiri? Silakan menadahinya dalam mangkuk atau gelas tertentu. Yang penting, buanglah tetesan-tetesan awal dan akhir. Ambil antaranya saja. Cara memakainya bisa dengan langsung diminum, dikumur, diteteskan (untuk mata, hidung dan telinga), direndam, dikompres atau dilulur, dan juga disuntikkan.
Bentuknya bisa berupa air seni segar atau berupa ekstrak (melalui proses). Sedangkan dosis yang dianjurkan berbeda-beda.
Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, minimal sehari satu kali meminum satu gelas (250 cc) urin pertama pagi hari sebelum makan pagi. Untuk pengibatan penyakit, minimal sehari meminum 3 gelas urin sebelum makan. Sedangkan untuk pengobatan kanker dan penyakit-penyakit kronis lainnya, minimal sehari meminum lima gelas urin – juga sebelum makan. Bagi yang menderita penyakit tertentu, sambil meminum urin, juga tetap meminum obat-obat dari dokter. Jika gejala penyakit sudah stabil, dosis obat tersebut boleh dikurangi sepertiga.
Setiap dua atau tiga minggu disarankan tetap cek ke dokter atau ke lab. Jika gejala penyakit stabil, obat bisa dikurangi hingga sepertiga dosis. Pada minggu ke-7 atau ke-9, penderita penyakit bisa bebas – tidak perlu meminum obat dokter. Hanya meminum urin saja.

(Maria Etty/ Alvin Loka/ IM)

TERAPI URINE – 3

1. Mengenal Terapi Urine

Terapi urine sudah ada sejak zaman purba. Jutaan orang terperanjat ketika mengetahui sejumlah penelitian diterbitkan, dan semua menyetujui kehebatan terapi urine. Sejumlah pembuktian menegaskan bahwa terapi urine memiliki kemujaraban yang ajaib. Mantan Perdana Menteri India Morarji Desai dan Mahatma Gandhi adalah penganut terapi urine

2. Pengobatan Terapi Urine

Terapi urine sering disebut juga dengan ayuredis (Ibu dari pengobatan). Terapi urine tidak mengenal syarat tertentu, karena terapai urine sangat alamiah.

Sebaiknya anda tidak menjalani terapi urine jika sedang menjalani pengobatan medis, sebab hasilnya tidak akan efektif.

Terapi urine terdiri dari dua bagian :

a. Terapi urine internal : terapi yang dilakukan dengan cara meminum air Seni
b. Terapi urine eksternal : terapi yang dilakukan dengan cara memijat ataumembasuh bagian tubuh yang sakit dengan airseni.

3. Efek Psikologis

Persepsi lama tentang air seni yang kotor dan menjijikkan tak lebih dari hambatan psikologis, lama kelamaan hambatan tersebut akan hilang seiring dengan keberhasilan terapi urine yang dijalankan.

4. Air Seni Produk Limbah yang Dikeluarkan Tubuh Berupa Racun ?

Pendapat tersebut ternyata keliru !. Karena tidk berdasarkan fakta. Sudah dibuktikan secara laboratoris, air seni terbukti mengandung meniral, hormon, dan enzim yang tidak berbahaya bagi tubuh. Tubuh akan memenfaatkan semua kandungan diair seni untuk pengobatan.

5. Pengobatan Terapi Urine

Mulailah dengan minum satu sendok the, lalu satu sendok makan, lanjutkan dengan satu cangkir, baru satu gelas. Lakukan bertahap sambil anda mengamati reaksi tubuh anda. Untuk memperoleh hasil yang optimal sebaiknya anda makan sayuran, buah-bauah segar, madu dan makanan sehat lainnya supaya rasa air seni anda bisa netral.

6. Akibat-akibat Yang Mungkin timbul

a. Diare

Berhentilah menjalani terapi selama satu hari penuh. Hindari dehidrasi, banyak minum jus lemon atau air beras. Hari kedua makan nasi, hari ketiga biasanya diare telah hilang.

b. Muntah-muntah

Gejala ini timbul timbul karena bau air seni yang sangat keras dan tidak menyenangkan. Muntah sesungguhnya baik, hal itu terjadi karena proses pembersihan didalam tubuh.

c. Batuk dan Flu

Selama proses pembersihan, tubuh banyak sekali membuang lendir. Jika lendir terlalu banyak keluar, hentikan minum air seni, beralih ke metode menghirup dengan hidung, proses ini akan membersihkan saluran pernapasan.

d. Lemah

Terjadi karena energi yang dikeluarkan tubuh selama proses pembersihan. Istirahatlah, kurangi kuantitas air seni yang anda minum, sampai tubuh pulih kembali.

7. Zat-zat Didalam Urine dan Manfaatnya

a. Aglutinin dan Presipitin

Memiliki efek menetralkan polio dan virus

b. Antineoplaston

Mencegah secara selektif per tumbuh an sel-sel kanker tanpa membahaya kan sel yang sehat.

c. Metil Glyoxal

Menghancurkan sel-sel kanker

d. Protein globulin

Mengandung antibodi terhadap penyebab alergi

e. Proteosis

Produk dari reaksi alergis yang aktif menurut ilmu kekebalan

f. Retin

Unsur anti kanker yang disarikan dari air seni

g. Peptida air seni

Mampu mendeteksi pertumbuhan Tuberkolosis sejak dini.

 

BAGAIMANA TERAPI URINE BISA MENURUNKAN BERAT BADAN

Merry Wahyuningsih – detikHealth

Jakarta, Berbagai cara dilakukan untuk dapat mendapatkan berat badan ideal. Mungkin salah satu pilihan dengan melakukan terapi urine untuk menurunkan berat badan. Tapi harus dari urine orang yang sehat.
Banyak orang yang tak percaya atau merasa jijik bila mendengar terapi urine yang dilakukan dengan meminum urine sendiri untuk menurunkan berat badan.
Urine bukan merupakan produk limbah dari tubuh kita yang mengandung racun. Urine mengandung 95 persen air, 2,5 persen urea dan sisanya 2,5 persen merupakan peleburan hormon, enzim, garam dan mineral.
Oleh karena itu, urine merupakan produk darah yang tak beracun (non-toksin) yang sudah tidak dibutuhkan tubuh pada waktu itu dan akhirnya dikeluarkan dari tubuh.
“Urine secara absolute steril untuk tubuh yang memproduksinya, 15 menit pertama setelah diproduksi,” ujar Flora Peschek-Bohmer dan Gisela Schreiber, penulis buku ‘Urine Therapy: Nature’s Elixir for Good Health’, seperti dilansir dari Ehow, Rabu (12/5/2010).
Peschek-Bohmer, yang mengoperasikan Naturopathic Medical Center di Hamburg, Jerman, juga mengklaim bahwa toilet yang tidak bersih merupakan ancaman yang lebih besar bagi kesehatan ketimbang meminum urine sendiri.
Bahkan, penulis buku ‘Urine: The Holy Water‘ Harald W. Tietze dan Dr. S.K. Sharma penulis ‘Miracles of Urine Therapy‘ mengatakan bahwa terapi urine efektif membantu pasien untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Tapi tidak semua urine sehat, karena ada orang yang mengonsumsi obat-obatan atau alkohol yang justru membuat warna urine terlihat lebih pekat.
Hanya orang-orang yang memiliki empedu, ginjal dan alat kelamin yang sehat saja yang bisa menggunakan air seninya untuk terapi ini.
Urine yang sehat berwarna akan terasa sedikit pahit dan asin. Ketika dikonsumsi, urine tidak langsung masuk ke dalam aliran darah, tapi urine membuat jalan masuk ke sistem pencernaan di mana penyortiran semua bahan dilakukan. Setelah itu, racun dibuang dan bahan penting disimpan untuk digunakan lebih lanjut.
Dengan cara ini urine didaur ulang lagi dan lagi, dan yang mengarah ke aliran darah lebih dimurnikan. Racun dalam urine benar-benar membantu usus untuk mengalirkan zat dengan cepat dan membuang limbah apapun, sehingga efektif menurunkan berat badan dan melancarkan sistem pencernaan.
Seperti dilansir dari Buzzle, cara melakukan terapi urine adalah sebagai berikut:

  1. Urine di pagi hari dari orang yang sehat adalah urine yang terbaik untuk dikonsumsi
  2. Ketika Anda mulai buang air kecil, biarkan urine pertama dibuang, karena itu merupakan urin najis (kotor) yang tidak membantu.
  3. Saat urine pertama sudah dibuang, tampunglah urine-urine selanjutnya dengan menggunakan gelas. Tapi jangan tampung urine terakhir, karena urine tersebut tidak memiliki bahan yang berguna bagi tubuh.
  4. Urine yang telah dikumpulkan adalah urine yang terbaik untuk dikonsumsi
  5. Urine yang dikumpulkan sebaiknya diminum 15 menit setelah dikeluarkan, karena urine tersebut masih steril dan bersih. Tapi setelah 15 menit pertama akan tumbuh bakteri sehingga dapat membahayakan bagi tubuh.
  6. Urine harus diminum seperti saat kita minum teh, jangan meminumnya sekali teguk.

Makanan akan berefek langsung terhadap bau dan warna urine. Bila Anda makan makanan yang pedas dan berminyak, maka urine akan lebih bau dan kuat. Tapi bila Anda mengonsumsi sayur dan buah-buahan, maka urine akan lebih jernih (sedikit kuning) dan rasanya seperti air.

Urine untuk menurunkan berat badan

Bagaimana terapi urine bisa menurunkan berat badan?

Keberhasilan terapi urine untuk mengendalikan berat badan telah terbukti berkali-kali. Seperti kita ketahui, fungsi umum urine adalah untuk memurnikan aliran darah. Setelah pemurnian darah dilakukan, maka menyembuhkan masalah lainnya, sehingga lebih bersih, bebas racun dan semakin sehat.
Ini sama halnya dengan latihan dan olahraga yang menyebabkan sirkulasi darah meningkat dan dengan demikian menyebabkan penurunan berat badan.
Masalah lain yang dihadapi tubuh seperti ketidakseimbangan hormon, Kolesterol tinggi dan lemak, dan beberapa masalah lain yang baik secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan berat badan, akan mulai disembuhkan.

Beberapa manfaat lain terapi urine yang diklaim para praktisi urine tapi masih harus dibuktikan lebih lanjut antara lain:

  1. Urine dapat digunakan baik secara internal maupun eksternal.
  2. Terapi urine memperkuat sistem kekebalan tubuh dan dengan demikian mencegah terjadinya pilek, batuk, flu dan infeksi.
  3. Hal ini membantu dalam mengatasi sindrom kelelahan kronis dan anemia.
  4. Urine juga menyembuhkan semua penyakit kencing seperti penyakit kuning, diabetes, asma, polio dan tuberkulosis
  5. Berkumur dengan urine membantu untuk membersihkan tenggorokan dan masalah gusi
  6. Bila urine digosok pada kulit, dapat membuat kulit tampak bersinar
  7. Urine juga bekerja sebagai pelembab alami dengan membuka pori-pori kulit dan menyerap kelembaban yang lebih baik
  8. Urine adalah diuretik alami
  9. Anti bakteri dan anti virus yang luar biasa

10.  Membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim, psoriasis dan penyembuh luka lebih baik dan lebih cepat

11. Menyembuhkan pembengkakan dan edema, dan glaukoma

12.  Membantu menyembuhkan pasien yang menderita epilepsi dan masalah meningitis

13.  Membantu dalam menyembuhkan impotensi pada pria

14.  Mencegah serangan jantung dengan melarutkan pembekuan darah dan arteri koroner.

 

TERAPI URINE HILANGKAN PENYAKIT ?

Irna Gustia – detikHealth

Jakarta, Maukah Anda minum air kencing alias urine jika ada yang mengatakan itu berguna untuk menjaga kesehatan? Anda akan takjub mengetahui bagaimana zat beracun yang dilepaskan oleh tubuh itu dapat membantu kesehatan.
Terapi urine diketahui bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Lebih dari 3 juta penduduk China yang melakukan terapi urine percaya proses ini akan membuat tubuhnya sehat.

Seperti dilansir dari ayurvediccure.com, Senin (3/8/2009), sebanyak 95% dari komposisi urine adalah berupa air, kemudian urea 2,5% dan 2,5% lagi campuran mineral, garam, enzim, dan hormon. Itu artinya air kencing tidak mengandung racun tapi zat-zat alami.
Kelebihan jumlah urea memang dapat membahayakan tubuh tetapi ketika itu dimasukkan ke tubuh dalam jumlah kecil sebenarnya berfungsi membersihkan kelebihan lendir.
Air seni yang mengandung banyak antiseptik ketika digunakan untuk perawatan ekternal dapat membuat kulit berseri. Hal ini juga berguna untuk pengobatan penyakit seperti impoten, kanker, osteoporosis, sembelit, kencing manis dan penyakit lainnya. Sebenarnya, urine adalah obat terbaik yang diproduksi oleh tubuh.

Bayi yang ada di rahim sang ibu juga mengeluarkan air seni seperti yang manusia lakukan. Bayi kemudian menelan urinnya sendiri melalui saluran amniotic. Minum air kencing di pagi hari bisa berfungsi sebagai tonik yang sangat berguna dalam mengobati penyakit-penyakit ringan. Berkumur dengan urine dapat mengontrol kekuatan gigi. Urine juga dapat digunakan untuk pengobatan mata dan telinga seperti glaukoma dan infeksi telinga.
Air urine yang segar dapat dipakai bercukur untuk mendapatkan kulit yang lembut setelah bercukur. Urine juga dapat digunakan untuk merawat kulit dan masalah kuku. Pijat kepala dan rambut dengan air urine bisa merangsang pertumbuhan rambut baru.
Banyak orang berpikir urine mengandung kuman. Tapi air seni ini benar-benar steril pada 15 menit pertama setelah keluar dari tubuh. Bahkan sudah dibuktikan bisa bermanfaat untuk pemakaian luar tubuh.
Namun hanya orang-orang yang memiliki empedu, ginjal dan alat kelamin yang sehat saja yang bisa menggunakan air seninya untuk terapi ini.
Meski begitu kalangan medis menilai terapi urine belum benar-benar bisa dibuktikan secara ilmiah walau diakui urine yang sehat banyak mengandung zat-zat seperti mineral.

 

 

6 Responses to TERAPI URINE

  1. I observe that your web page is really ranking good but in case you want your online site to rank very first on the search engines then U will certainly need link wheel backlinks.

  2. Incredible! This blog looks just like my old one! It’s on a totally different topic but it has pretty much the same page layout and design. Wonderful choice of colors!

    • Ha … ha … ha … I chose a simple blog, which in essence is that writing is like the view seen in the past, when the left and right boundaries equally, not like the appearance of the writing in the present, where the left side of average but on the right side up it is located. So, if you look at it a beautiful go ahead.

  3. Hello, i think that i saw you visited my blog thus i came to “return the favor”.I am trying to find things to improve my web site!I suppose its ok to use some of your ideas!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Go back to top